Recent Tube

Wisata

Berita Ekonomi

Favourite

Event

Culture

Gallery

Malaysia Pincang Saat Akan Menghadapi Timnas Indonesia.





Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) sudah merilis daftar 24 pemain untuk partai uji coba melawan Indonesia di Stadion Manahan, Solo, 6 September 2016.
Ada perubahan drastis dibandingkan skuad yang dipanggil untuk pertandingan melawan Fuji, Juni 2016. Tiga belas pemain di antaranya merupakan wajah baru.
Hal itu tidak lepas dari badai cedera, pencoretan pemain, dan keputusan pensiun dari sejumlah pemain Harimau Malaysia, julukan mereka.
Tercatat enam pemain masuk ruang perawatan, yaitu Izham Tarmizi Roslan, Junior Eldstal, Fazly Mazlan, Mahalli Jasuli, Shahrom Kalam, dan Christie Jayaseelan.
"Jadi, sebagian yang dipanggil merupakan pemain muda dengan pengalaman di level junior atau senior. Mereka dipanggil untuk membuktikan diri," kata pelatih Ong Kim Swee seperti dilansir situs resmi FAM.
"Sebagai contoh, Irfan Fazail, yang sebelumnya berpengalaman di SEA Games dan Kualifikasi Olimpiade. Laga ini bakal menjadi tantangan untuk dia," ucap sang juru taktik.
Ong Kim Swee juga menyatakan bisa saja kembali memanggil para pemain muda untuk Piala AFF 2016, asalkan mereka tampil impresif pada uji coba.
Sebaliknya, Indonesia belum merilis daftar pemain untuk pertandingan ini. Namun, pelatih Alfred Riedl sudah menyerahkan daftar tersebut kepada PSSI.
Berikut ini adalah 24 pemain Malaysia untuk uji coba kontra Indonesia:
Penjaga gawang: Mohd Khairulazhan Mohd Khalid, Khairul Fahmi Che Mat, Muhammad Haziful Hakim Khairul Nizam Jothy
Belakang: Mohamad Fadhli Mohd Shas, Mohd Azrif Nasruhaq Badrul Hisham, Mohammad Amer Saidin, Shahrul Mohd Saad, Nazirul Naim She Hashim, Ronny Harun, Khair Muhammad Jefri Jones, Matthew Thomas Davies
Tengah: Veenod A/L Subramaniam, Adam Nor Azlin, Brendan Gan Seng Ling, Wan Zack Haikal Wan Nor, Mohd Irfan Fazail, Abdul Latif Suhaimi, Muhammad Fakrul Aiman Sidid, Baddrol Bakhtiar, Ahmad Fakri Saarani, Muhammad Safawi Rasid
Depan: Mohd Amri Yahyah, Ahmad Hazwan Bakri, Muhamad Zaquan Adha Abd Radzak
(kompas.com)

Tersingkirnya 2 Klub Promosi Di Piala Liga Inggris





Kompetisi Liga Inggris dikenal dengan banyaknya kejutan dan hasil akhir yang tidak diduga,salah satunya adalah.dua tim Premier League, Middlesbrough dan Burnley, gagal lolos ke babak ketiga Piala Liga Inggris.
Kedua tim yang baru promosi ke Premier League tersebut tersingkir lantaran menelan kekalahan pada putaran kedua yang digelar pada Rabu (24/8/2016). Uniknya, mereka juga tersingkir melalui babak tambahan.
Middlesbrough sebetulnya sempat memimpin melalui gol cepat David Nugent pada menit ke-8. Namun pada babak kedua, Fulham mampu menyamakan kedudukan berkat gol Scott Malone pada menit ke-54. 
Skor imbang bertahan hingga babak kedua usai sehingga laga harus dilanjut ke babak tambahan. Pada menit ke-113, Fulham mampu mengunci kemenangan melalui gol yang ditorehkan Lasse Viggen Christensen.
Sementara Burnley harus mengakhiri perjalanannya di Piala Liga Inggris setelah disingkirkan Accrington Stanley. Gol tim tuan rumah diciptakan pada pengujung laga lewat aksi Matthew Pearson pada menit ke-120.
Berbeda dengan Burnley dan Middlesbrough, Bournemouth dan Sunderland berhasil meraih tiket ke putaran ketiga.
Bagi Sunderland, kemenangan ini menjadi tripoin pertama David Moyes sebagai sang arsitek anyar. Gol tunggal Sunderland ke gawang Shrewsbury Town ditorehkan Adnan Januzaj pada menit ke-83. 
Berikut hasil klub Premier League pada babak kedua Piala Liga Inggris, Selasa (24/8/2016).
Sunderland 1-0 Shrewsbury Town (Adnan Januzaj 83')
Morecambe 1-2 Bournemouth (Max-Alain Gradel 8', Cole Stockton 14', Marc Wilson 54')
Fulham 2-1 Middlesbrough (David Nugent 8', Scott Malone 54', Lasse Vigen Christensen 113')
Accrington Stanley 1-0 Burnley (Matthew Pearson 120')
(bolakompas.com)

Pasca Kudeta Turki,Banyak Wasit Yang Dipecat Oleh Erdogan




Beberapa waktu lalu dunia dikejutkan dengan kudeta yang terjadi di Turki. Kudeta yang gagal itu memiliki imbas besar dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari rakyat Turki.

Salah satu yang kemudian terdampak adalah dunia sepakbola Turki. Federasi Sepakbola Turki (TFF) barusan mengumumkan bahwa mereka telah memecat 94 orang petugas mereka.

"Federasi kami menganggap perlu untuk memecat 94 orang, termasuk wasit dan asisten wasit tingkat regional dan nasional. Selain itu ada juga pengawas nasional," tulis pernyataan resmi TFF.

Para karyawan TFF ini bukan satu-satunya korban pemecatan. Setelah kudeta selesai, Turki memang menahan ribuan tentara dan agen intelijen. Turki di bawah perintah Presiden Erdogan juga memecat belasan ribu pegawai kementerian pendidikan. Semua itu dilakukan karena semua orang yang dipecat dituduh terlibat dengan lawan politik sang Presiden.

Idealnya, situasi politik harusnya tidak boleh memengaruhi olahraga yang selalu netral. Karena alasan ini pula, bintang Besiktas, Mario Gomez memutuskan untuk pergi dari Turki.(bola.net)

Kalah Main Game Bola,Laptop Pun Melayang..




Jika sudah kecanduan game, maka segala hal bisa dilakukan seseorang, tak terkecuali menumpahkan rasa emosi ketika gagal atau kalah dalam game yang ia mainkan.

Hal inilah yang terjadi pada Steve Cook. Sosok bek Bournemouthtersebut baru-baru ini kesal setelah timnya kebobolan di menit terakhir dalam permainan Football Manager.

Saking kesalnya, Cook secara spontan langsung memukul layar laptop miliknya hingga rusak! Foto layar rusak dari MacBook Cook ini diunggah lewat akun Twitter pribadinya.

"Ketika kamu kebobolan gol telat di Football Manager dan kalah," demikian caption yang ditulis Cook untuk foto ini.




Hmm, ada-ada saja ya, Bolaneters(tw/pra)(www.bola.net)